Feeds:
Posts
Comments

Dari sekedar ngobrol ngalor-ngidul saat sarapan di breakfast club kantor, bermunculanlah ide-ide jalan-jalan. Mulai dari naik gunung, lewati lembah, dan menuyusuri sungai yang mengalir indah ke samudera, bersama teman bertualang (cukup deh nyanyinya). Wacana yang mulai muncul dari sebelum puasa Ramadhan akhirnya mulai berubah ke arah Rencana.

Dalam waktu dekat (pada saat itu), mendengar jalur kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung yang katanya akan aktif lagi, rencana di arahkan ke sana. Melakukan joy ride. Rencana ini ternyata membesar melebihi ekspektasi, bahkan karena salah satu member clup breakfast adalah ketua klub foto, sudah mewacanakan kegiatan ini di eskalasi kan menjadi kegiatan foto hunt. Dari yang sekedar jalan-jalan pulang balik, menjadi menginap.

Namun apalah daya, sebagaimana makanan favorit kami yaitu KFC, wacana itu hanya hangat-hangat nasi KFC saja. Bahkan sampai setelah lebaran pun tidak te-realisasikan.

Pada suatu pagi, wacana-wacana kembali menyeruak menjadi satu agenda penting. Pada akhir acara, terkumpullah suara sepakat dari 4A untuk merubah wacana menjadi rencana untuk joy ride Bogor-Sukabumi –Cianjur (tidak sampai Bandung karena giliran Pemerintah yang berwacana terus). Untuk menghindari perubahan 2 huruf awal rencana, pada hari itu juga dikumpulkanlah KTP untuk keperluan pemesanan tiket, dan langsung issued untuk perjalanan 31 Oktober 2015.

Ternyata dalam perjalanan, rencana itu juga teruji beberapa kali, dari mulai yang dinas, main sampai malam, tugas kantor, dan lain-lain. Namun semua itu akhirnya kalah oleh keteguhan hati kami.

Continue Reading »

Passpor Lil Z

Paspor untuk si kecil,, siang itu aku memutuskan untuk membuatkan Paspor untuk putri kecilku. Browsing sana-sini mulai dari Web resmi imigrasi hingga blog ku telusuri.
Dokumen2 mulai kukumpulkan, untuk melakukan pemindaian, mengingat saat terakhir yang ku tau dan blog2 yang ada itu perlu dipersiapkan.
Oiya ada dua cara mengajukan permohonan Paspor yaitu
1. online melalui website imigrasi
2. Manual di kantor imigrasi yang ditentukan
Proses pendaftaran online ternyata semakin mudah tanpa upload dokumen-dokumen, cukup isi form dan submit. Setelah memperoleh konfirmasi, lakukan pembayaran di bank bni. Tarif saat perbuatan Paspor 48 hal biasa si kecil 300.000 + 55.000 (biometric) + 5.000 (biaya bank).  Pada petunjuk pdf yg di unduh dari website imigrasi, banyak pilihan kanal pembayaran secara online, namun kenyataannya pada saat memilih di drop box, pilihan Selain pembayaran via bank bni (manual) tidak muncul.
Setelah melakukan pembayaran, kembali lagi ke website imigrasi, untuk melakukan konfirmasi pembayaran dan memilih hari serta lokasi kantor imigrasi tempat perbuatan Paspor (tidak harus sesuai alamat ktp, pilih yang nyaman untuk didatangi, misal paling dekat rumah). Setelah itu akan mendapatkan email lagi yang berisi tanggal dan tempat pembuatan Paspor. Disana tertulis bahwa jangka waktu berlakunya permohonan online adalah 7 hari dari tanggal yang dipilih.

Continue Reading »

Sisa cerita copras capres

Masih ingat saat itu baru kembali dari kampung halaman saat menyambut kehadiran putri tercintaku, dan kembali ke rutinitas kerja, Kakak mengingatkan untuk mengumpulkan KTP ke Pak RT, untuk pemilu katanya.

Beberapa bulan berlalu, hampir satu tahun, saat pemilu Legislatif akan dilaksanakan, iseng cek secara online NIK dimana terdaftar sebagai pemilih, eng ing eng, tidak terdaftar. Coba menanyakan ke rumah di kampung, memang benar, tidak didaftarkan, di sini, tidak mengumpulkan KTP.

Pemilu Legislatif pun berjalan, banyak ajakan untuk tidak golput, mulai dari yang bener2 menyampaikan agar memilih pribadi yang baik, yang menunjukkan/menyortir dari CV mereka, dan yang paling sering adalah yang mengajak untuk:

1. Memilih yang terbaik diantara yang baik, atau

2. Memilih yang baik diantara yang ada, atau

3. Memilih yang paling sedikit keburukannya diantara yang buruk

Continue Reading »

Balada ROKER

Dalam beberapa hari terakhir, badan semakin lelah dalam perjalanan pulang kantor. Akhir bulan Mei yang dipenuhi tanggal merah menjadi hal pertama yang dicurigai sebagai penyebab. Namun, ternyata setelah 2-3 hari menjalani aktifitas di awal bulan Juni ini, masih saja kelelahan terjadi. Awal Juni 2014, merupakan awal diberlakukannya GAPEKA atau Grafik Perjalanan Kereta Api. Oiya,sebelumanya mungkin harus diceritakan. Saya adalah seorang komuter yang sehari-hari bekerja di tengah kota Jakarta, namun tinggal di Bekasi, wilayah satelit dari Jakarta. Sebagai seorang karyawan biasa, moda yang dipilih adalah yang paling praktis, yaitu Commuter Line, angkutan massal yang dikelola oleh PT KAI dan anak perusahaannya PT KJC. Kembali ke GAPEKA baru, atau mudahnya disebut GAPEKA 2014 yang berisi jadwal perjalanan kereta api seluruh Indonesia, termasuk Commuter Line, ternyata inilah yang membuat badan semakin lelah dalam perjalanan pulang kantor. Apa hubungannya, jadwal dengan kelelahan, mungkin ini menjadi pertanyaan. Sebenarnya tidak ada hubungannya antara jadwal tersebut, yang ada adalah pelaksanaan jadwal tersebut belum berjalan sesuai dengan yang seharusnya.

Terus terang, rasa lelah ini menimbulkan kekesalan. Untuk apa dijanjikan jadwal yang lebih baik, dengan jumlah perjalanan yang ditambah, namun hasilnya dalam 10 hari dari dimulainya jadwal baru hal-hal yang kurang baik yang terjadi. Dalam minggu-minggu awal bulan Juni ini, perjalanan dari Jakarta ke Bekasi yang seharusnya 40-50 menit membengkak menjadi 1.5 – 2 jam. Sepanjang perjalanan di dalam hati terasa kesal, dan di dalam pikiran tersusunlah kalimat-kalimat yang ingin ditanyakan kepada pengelola mengapa hal tersebut terjadi. Pertanyaan tersebut sedianya akan dikirimkan melalui saluran resmi yang disediakan oleh pengelola, namun sebelum hal tersebut dilakukan, saya jelajah jejaring sosial dimana pengelola membuka diri untuk berkomunikasi dengan para pengguna jasa.

IMG_1404677007670

Screen shoot tweet: Jadwal yang masih kacau

Continue Reading »

Novel sobatku

Tidak bisa dikatakan sering kami berkomunikasi, beberapa tahun ini, namun sesekali sms, bbm atau pesan melalui media lain tetap berjalan. Tiba-tiba suatu ketika, sobatku mengirimkan sebuah proposal penerbitan Novel, wow, pikirku,, kesambet apa dia mau menerbitkan novel, karena selama ini yang aku tahu, lagu dan musiklah passion-nya. Bahkan beberapa file lagu ciptaannya dibagikan gratis dan aku simpan, karena ini adalah hak cipta.

Kembali pada proposal, aku baca cukup berani juga memberikan jaminan pengembalian modal, namun karena perencaanaan keuanganku belum ada pasal investasi, maka aku belum bisa membantu secara langsung, hanya doa.

Dan akhirnya, alhamdulillah terbit juga Novelnya, ini beritanya: http://satelitnews.co/pemuda-cilongok-sukses-terbitkan-novel-perdana/

Image

Tidak lupa sobatku menawarkan salah satu bukunya, sebagai penghargaan aku terima, dan aku baca,,

Dan inilah resensinya, hhmm baiklah mungkin pada saat sekolah, aku tidak memperhatikan bagaimana membuat suatu resensi, jadi kalau kurang pas ya terserah, sudah tidak mempengaruhi kelulusan juga, hehehehe

Cinta Naik tanggal

Judul  : Cinta Naik Tangga

Pengarang : Indra Defandra (Indra Gunawan)

Penerbit : TAM 2013

Novel ini murni fiksi, sedikit agak ilmiah juga, hehehe,, bahasanya sangat sehari-hari. Penceritaan dari sudut pembaca dongeng kali ya, bingung kan, baca saja sendiri, kalau penasaran, tp begitulah… Kisahnya sederhana, namun sebenarnya sarat makna dan sedikit rumit. Secara cerita terlalu berat, alurnya menarik, tidak datar begitu saja, penggunaan kronologis waktu yang jelas, namun kita akan dibawa melewati lorong-lorong dan celah waktu. Meskipun demikian, plot hole dirasa tidak ada, kejelasan causal tersebutkan semua. Ini membuat saya pribadi tidak merasa nanggung. Sudut pandang yang luas dari beberapa tokoh, tetap membentuk satu kesatuan cerita.

Continue Reading »

2012 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

600 people reached the top of Mt. Everest in 2012. This blog got about 4,400 views in 2012. If every person who reached the top of Mt. Everest viewed this blog, it would have taken 7 years to get that many views.

Click here to see the complete report.

Roker…

Roker, istilah ini lekat dengan para pelaju di Jabodetabek, yang menggunakan sepur setrum sebagai sarana penglajuannya dari pinggir kota ke Jakarta dan sebaliknya. Mungkin di akhir 90-an pertama kali mendengarnya, namun baru pada tahun 2012 setelah menjadi pelaju dari Bekasi ke Jakarta baru Ngeh artinya,, Roker itu Rombongan Kereta, hehehehe awal tulisan yang sama sekali tidak penting, tapi ya memang seperti itu.

Tulisan ini berhenti lama di paragraf pertama…

Sampai akhirnya tergelitik dengan artikel ini: http://jakarta.kompasiana.com/transportasi/2012/06/24/ketika-operator-kereta-api-menertawakan-penumpangnya-473080.html

Tulisan tersebut sangat mewakili dari semua penumpang, dari para ROKER.

Secara SEDERHANA, bahwa dengan semua hal yang ada saat ini, naik Sepur Setrum berangkat pulang, 2 kali sehari yang tidak mengenakkan, seperti layaknya MINUM OBAT, hehehehehehe

 

Continue Reading »